Jumat, 13 Januari 2012

Cara Menghilangkan dan Menghapus Virus Autorun.inf dengan System Restore


Cara Saya menghilangkan virus Autoun.inf
Cerita ini bermula dari seorang teman yang meminta supaya kartu memory Hpnya  saya scan dengan antivirus di komputer saya, karena  katanya memory cardnya dihuni oleh banyak virus dan kebetulan komputernya tidak dipasang antivirus.
Balik lagi ke kartu memory, langsung saya masukkan ke dalam card reader lalu di colokkanlah ke PC saya..jreeeeng.. wuih benar kata dia segala macam virus ada di kartu memorinya. Saat itu juga 2 antivirus saya langsung menunjukkan eksistensinya, diantaranya worm32, autorun.inf virus yang terakhir saya temui ketika saya duduk di kelas 3 sekolah menengah atas (5 tahun yang lalu). Antivirus di PC saya saat itu PCMav Asgard dan NOD32 versi 4. Si Nod32 langsung beraksi dengan otomatis mengkarantina si worm beserta kawan-kawannya. Disusul PCMav yang mendeteksi keberadaan virus, tapi kalah cepat oleh gerakan si NOD32, karena PCMav meminta konfirmasi dulu kepada yang empunya komputer apa tindakkan yang harus diambilnya *kayak mau perang :D.
Brrrrttttt...
Proses Scanning selesai: kartu memory bersih dari virus dan langsung dikembalikan kepada si pemiliknya.
Tapi apa yang terjadi di PC saya setelah itu? seketika itu sebuah file .doc microsoft namanya menjadi  aneh, dari nama file Membangun Good Governance di Indonesia, berubah jadi ~$mbangun Good Governace. (tidak enak dibaca bukan?)
Enggak masalah enak atau enggak enak. Yang saya masalahkan, itu adalah satu tanda kalau sebuah file sudah tertuluar si Autorun.inf., di samping itu sebuah shortcut dengan nama autorun.inf muncul. Autorun.inf gerakannya cepat seperti namanya, mudah saja kita delete, namun di folder lain kembarannya muncul lagi, ditambah di halaman muka windows (Dekstop) shortcut file tidak diundang datang dengan nama dekstop.ini (namun katanya itu bukan virus)
Saat itu saya juga panik (takut semua file tugas kuliah dirasuki si worm tersebut). fyuuh, mau gimana lagi ternyata 2 antivirus saya kecolongan, akhirnya masuk ke kantor konsulutan (google).
Berbagai solusi diberikan, mulai dari non-aktifkan autorun di system komputer, cara manual di command prompt, mengupdate antivirus terbaru (memang NOD32 di PC saya terakhir update desember 2010, udah ngelewatin setahun), bahkan sampai menginstall ulang OS, hmpmp..itu terlalu berat bagi saya (mesti backup disk lagi). Tapi hari itu bukan hari yang tepat untuk mendowload/mengupdate ke versi terbaru karena modemnya sudak tak tersisa kouta dan waktu itu cara manual saya tidak mengerti.
Masih menjelajahi konsultan google, akhirnya saya dibawa ke sebuah artikel yang memberitahukan bahwa  Selain anti virus, ada  sebuah fasilitas dari OS windows yang dapat menggunakan membasmi virus yaitu system restore milik window.
System restore menyimpan kondisi terakhir setelah anda menginstal program dan mengembalikan system operasi dan partisi (local disk) yang anda tentukan dengan cara menghapus program yang tidak ada sebelum anda menginstal program dan mengembalikan semua file aplikasi(.exe) seperti semula, file dan folder yang sudah terhapus  tidak akan
muncul kembali.
Cara Untuk mengaktifkan system restore masuk ke Computer (di windows explorer), kemudian klik system properties, atau lewat control panel > system and security > system > system protection, akan tampil seperti ini:


  

Nah, di menu tersebut kita bisa memilih mengnon-aktifkan atau ingin mengaktifkan protection system restore.
Kalau sudah menentukan, kita klik system restore, atau bisa juga lewat klik start => all programs => accessories => system tools => system restore





setelah tampil seperti gambar di atas, Klik next:



Kemudian kita tentukan tanggal mana yang kita pilih, kalau saya memilih tanggal terakhir komputer saya dalam keadaan baik (misal: tanggal 2 januari).
Kalau sudah klik next, kemudian finish.
Nah, sebelum klik finish, sebaiknya aplikasi-aplikasi yang kita buka segera disimpan, karena windows akan melakukan proses restore, yang secara otomatis akan merestart komputer. Pada saat shutdown itulah windows melakukan proses restore sistem (agak lama).
Setelah restore selesai windows akan booting seperti biasa, dan taraaa...
Windows kita akan normal kembali seperti kondisi terakhir di tanggal 2 januari, tentunya di dekstop sudah tak ada lagi shortcut dekstop.ini dan di drive D: Nama file yang diganti awalannya dengan ~$ sudah normal kembali, dan tentunya autorun.inf pun nggak kita temukan lagi.
*catatan: system restore mengapus program-program yang kita instal setelah tanggal 2 januari, jadi otomatis program-program yang diinstal setelah tanggal yang kita tentukan tadi akan hilang bersama si autorun.inf
Oya jangan takut, file dokumen (word, power point, .jpeg), mp3, gambar, tidak akan hilang meskipun kita simpan setelah tanggal tersebut.

Dan akhirnya panik saya sedikit hilang (kok sedikit?)
Ya sedikit, karena flashdisk saya yang tertular ngga ikutan direstore T_T
Dan akhirnya diformat ulang.

Itulah sedikit pengalaman saya, ada banyak cara bagus selain ini.
Yang terpenting lebih hati-hati, jangan menerima flasdisk/memory card sembarangan, nanti repot sendiri dan jangan lupa untuk selalu update antivirus terbaru di kumputer Anda:)



2 komentar:

  1. sempet d bikin pusing sma virus yg satu ini,,

    BalasHapus
  2. iya.. aku sempat stress. hihihi...

    BalasHapus