Senin, 27 Desember 2010

Cahaya Bulan

Akhirnya semua akan tiba pada suatu hari yang biasa
Pada suatu ketika yang telah lama kita ketahui
Apakah kau masih selembut dahulu
Memintaku minum susu dan tidur yang lelap
Sambil membenarkan letak leher kemejaku
Kabut tipis pun turun pelan-pelan di lembah kasih
Lembah Mandalawangi
Kau dan aku tegak berdiri
Melihat hutan-hutan yang menjadi suram
Meresapi belaian angin yang menjadi dingin
Apakah kau masih membelaiku semesra dahulu
Ketika ku dekap, kau dekaplah lebih mesra
Lebih dekat…
Apakah kau masih akan berkata
“kudengar detak jantungmu”

Kita begitu berbeda dalam semua
Kecuali dalam cinta…


Cahaya bulan menusukku dengan ribuan pertanyaan
Yang tak kan pernah ku tahu dimana jawaban itu
Bahkan letusan berapi bangunkanku dari mimpi
Sudah waktunya berdiri
Mencari jawaban kegelisahan hati



======================================================

ini adalah puisi Soe Hok Gie yang dibacakan oleh Nicholas Saputra di lagu Cahaya Bulan Ost. Gie
(catatan seorang demonstran)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar