Rabu, 31 Juli 2013

Kepada yang Mengalir

Apa kau tetap ingin menjadi air yang terus mengalir?
Mengalir sesukamu.
Mengikuti arus kemana membawamu pergi.
Tanpa tujuan.

Tidak mengapa jika kau tetap ingin mengalir.
Namun, apa kau akan membiarkan kontaminan mencemarimu?
Sampai kapan kau terus mengalir?

Jika kau membiarkan tercemar, bagaimana kau bisa bertahan menjaga kejernihanmu?
Itu akan merugikanmu.
Kau akan menjadi sumber daya yang tidak berdaya.
Tidak berguna untuk keberadaanmu.

Bahkan, jika kau terus mengalir tanpa tujuan kau akan merugikan sekitarmu.

Tidakkah kau lelah jika terus mengalir tanpa tujuan?
Kemana kau akan mengalir?
Sampai kapan jika tanpa tujuan?
Tidak lelahkah kau air?
Tidak inginkah kau bermuara?
Menjadi air yang berdaya guna..
Bagimu dan bagi kehidupan sekitarmu.

Bermuaralah..

menjadi sungai,
menjadi pantai,
menjadi laut,
atau bahkan lautan.. yang jika terkontaminasi kejernihanmu tetap terjaga..

Ya ! kau harus menjadi salah satu dari muara tersebut..
sehingga akan jelas siapa dirimu,

Mintalah kepada Sang Maha Penciptamu, agar kau dijadikan-Nya sebuah muara.
Mengalirlah dalam sebuah muara :)





Tidak ada komentar:

Poskan Komentar